anu, soal intelijen

apa yg ada di benak anda soal agen rahasia? orang asing, misterius, nggak dikenal, dg aksesori kacamata hitam? nongkrong, sambil pura2 baca koran, padahal jelas2 nggak baca koran? jalur radio yg selalu online? mmm aku pikir kalo masih berpraktik demikian, malah konyol.

mestinya bisa lebih alus kalo operator intelijen itu malah dari kalangan yg dikenal, membaur dg orang sekitar. bisa jadi pejabat lurah/camat direkrut jadi agen. dg demikian operasi intelijen bisa mbaca data kependudukan dg nyaman. sampek detail identitas masing2 individu di lingkungan tertentu.

petugas penjaga perpustakaan pun potensial jadi agen intelijen. karena dg posisi itu, data tentang siapa saja yg suka baca buku2 keras bisa dimonitor secara detail. termasuk sapa saja yg suka satanic versesnya salman rusdie.

orang2 macem gini ini justru lebih bisa bermanfaat, membungkan potensi terorisme bahkan sebelum terjadi aksi. orang2 macem gini nggak dapet penghargaan atau bintang tanda jasa.

4 comments ↓

#1 kemlinthi tikus pithi suka telek minthi on 04.15.08 at 19:03:20 (+0700)

saya ex agen rahasia, pernah jadi agen togel! :D sekarang mah punya sampingan agen pulsa :D

#2 Wazeen on 04.15.08 at 19:44:50 (+0700)

mas kebanyakan justeru kuli digital yang jadi intelejen, btw salam kenal dari saya (blog saya masih dalam tahap pengembangan) :D

#3 rey on 04.15.08 at 20:48:54 (+0700)

hehe… jadi inget (daftar kejahatan (tp berhasil)) diri sendiri

#4 tikabanget on 04.15.08 at 20:53:39 (+0700)

namanya agen rahasia, penghargaannya juga rahasia..

Leave a Comment

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image